Nama : Novety Dwi
Eristi (3101 1201
2002)
Yulita
Juliani Dewi – Ng. A. (3101 1201
1996)
Jurusan : Sistem Informasi
Mata Kuliah : Teknik Presentasi
(UTS)
MATRE
VS REALISTIS
1. Cowok berdasi dan pakai mobil
biasanya lebih digilai cewek-cewek matre dibanding yang realistis. Kan kalau
yang model gini bisa dipamerin.
Tanpa
berpikir naif, cowok yang rapi dan berdasi memang idola para cewek. Tapi kalau
sampai menggilai atau bahkan ngejar-ngejar, ini ‘kan iyuuuuuhh banget! Lebih
baik berpikir logis aja deh, dandan rapi dan bermobil itu nggak menjamin bakal
kasih kebahagiaan, kok. Kasih kesempatan dong buat cowok-cowok gondrong sexy
ber-vespa buat kasih kamu kebahagiaan dunia akhirat, Dek.
2. Indikasi yang mudah ditebak dari
cewek matre adalah: dia ngambek kalau pas ulang tahun nggak dikasih kado atau
nggak bertukar kado saat anniversary. Ribet bener deh…
Cewek matre : “kado buat aku mana ayang? Aku ultah
lhoooo…”
Cowok : “yaaaah, aku lagi nggak punya uang sayang.
Kadonya nyusul ya.. Yang penting ‘kan doa-doa baiknya.”
Cewek matre : “ugh! kamu nggak pernah ngerti aku!”
*seakan dunia ini runtuh seketika buat si cowok*
Kalian
gini juga nggak? Sebaiknya jangan dan mulai mengurangi hal-hal demikian, ya.
Bukankah lebih baik berpikir realistis dan logis, harga kado atau hadiah itu
tak sebanding dengan kesediaannya menemani dan mendoakan saat bertambahnya
usiamu. So sweet…
3. Karena takut rambutnya rusak
atau bedaknya luntur, dia yang matre biasanya ogah naik motor. Tapi, bukankah
naik motor berdua dengan pacar itu lebih romantis ya?
Jangan
gengsi kalau sesekali harus naik motor. Kalau ada cowok yang nggak punya mobil
gimana? Apa dia harus nyewa di rental mobil dulu buat nyenengin kamu?
Mendingan,
syukuri saja apa kepunyaan cowokmu yang kelak menjadi kepunyaanmu juga. Nggak
perlu malu, dibikin simpel aja. Toh, naik motor itu lebih romantis dan mesra,
kok.
4. Perihal menikah dan cita-cita
punya rumah akan menjadi bencana buat si cowok kalau rumah mewah dan kolam
renang adalah keinginan utama si cewek. Duh dek!
Cewek
yang cenderung matre itu biasanya menarget sesuatu secara berlebihan serta
tuntutannya sering tak masuk akal.
Cowok : “yang… kita ‘kan udah lama pacaran, dan sebentar
lagi kita nikah. Pas udah nikah nanti, kamu kepengen apa dari aku dan buat keluarga
kita?”
Cewek
: “aaaah ayang.. aku tuh kepengen rumah yang besar yang, kolam renang sama
lapangan golfnya jangan lupa. ‘kan seru kalau punya anak terus diajak berenang
di kolam sendiri.”
Cowok : “tapi, aku kan cuma…….”
Cewek : “jadi, kamu nggak mau usaha buat keluarga kita
nanti?”
*the end*
Buat
para cewek, kalian boleh-boleh saja menuntut rumah besar lengkap dengan
lapangan golfnya kalau cowok kalian itu punya gaji puluhan juta per-bulan. Nah
kalau dia cuma pegawai biasa dan kurang dari 5 juta per-bulan? Apa kalian masih
mau nuntut hal-hal tadi?
Cobalah
berpikir realistis, membangun sebuah pernikahan dan keluarga itu nggak cukup
hanya dengan materi. Berikan dukungan penuh pada cowokmu dalam pekerjaan serta
semangatnya, tak perlu mewah asalkan berkecukupan bukankah lebih baik?
5. Soal shopping dan
menghamburkan uang itu perkara gampang buat dia yang cenderung matre. Tapi,
menabung dan belanja secukupnya itu lebih nikmat bagi dia yang realistis.
Motto hidup cewek yang cenderung matre :
“selagi
ada dan selagi muda, manfaatkan saja apa yang ada, toh hidup hanya sekali dan
wajib buat bersenang-senang.”
Motto hidup cewek realistis :
“roda
nggak selamanya di atas, sekarang punya duit, besok belum tentu punya. Simpen
aja ah duitnya, siapa tahu besok butuh.”
6. Penampilan selalu jadi nomor
satu buat cewek matre. Bahkan urusan make up pun, cowoknya harus
terlibat. Buat milihin dan sekalian bayarin.
“lagian ngapain ngajakin cowok beli make up ke
mall, yang ada dia bakal ngamuk-ngamuk karena nggak paham. Beli make up sendiri
itu lebih enak, kok. Kita bisa dengan leluasa milih nomor lipstik sesuai
selera, atau bahkan bisa ngerasaain tester parfum sepuasnya di mall. ‘Kan seru
tuh? Kalau cowokku sih, ngatain foundation itu kayak pondasi gitu, emangnya
bangunan apa? Hahahahaha.”
7. Memilih tempat makan yang murah,
enak dan nyaman itu wajar buat cewek realistis. Tapi nggak buat cewek matre,
dia lebih senang makan di tempat yang mahal doang.
“pokoknya siang ini aku mau makan siang di
restoran Italia yang aku ceritain semalem ya, Yang…”
“tapi
‘kan mahal? terus aku nggak doyan yang begituan, nggak bisa makan pakai tangan
ntar.”
“aduh sayang, kamu ndeso banget deh! Pokoknya kamu harus
mau. TITIK!”
“%^%^&*(*&#@@$$$”
Mau makan aja ribet amat, Mbak?
8. Tak siap hidup sederhana, dia
yang hanya menginginkan hartamu akan cepat berlalu ketika suatu saat kamu
terpuruk. Berbeda dengan dia yang realistis, selalu mau berjalan beriringan
denganmu setiap waktu.
Setajir-tajirnya
cowok, pasti ada masa di mana dia bokek atau nggak punya duit. Terus gimana
kalau cewek matre nggak mau terima dan memilih meninggalkan? Bukankah ini
bencana buat si cowok? So, realistis aja deh mulai sekarang. Sadari penuh kalau
hidup itu terus berjalan dan nggak bisa cuma mengandalkan materi. Persoalan
hati dan dukungan penuh dari si cewek memang yang paling dibutuhkan si cowok,
kok sebenarnya.
0 komentar:
Posting Komentar